Golkar Mengakar – Solid!
Founding Father Partai Golkar memang tepat sekali memilih Beringin sebagai lambang Partai. Berikut rinciannya :
1.Pohon Beringin. Bermakna bahwa Partai Golkar memberi perlindungan bagi Rakyat Indonesia
2.Padi dan Kapas. lambang kesejahteraan sosial bagi Rakyat Indonesia
3.Perisai Segi Lima. Lambang ideologi partai yaitu Pancasila.
4.17 Bunga Kapas, 8 Akar Gantung Pada Beringin, 45 Butir Padi. Melambangkan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945
5.Warna Putih Pada Perisai. Bermakna kesucian
6.Warna Dasar Kuning. Bermakna kejayaan
Dari 6 poin tersebut, terlihat jelas bahwa Partai Golkar memiliki tujuan yang luhur dan mulia. Selain hal tersebut, jika ditilik dari sifat pohon beringin yang besar, kuat, berumur panjang, serta mengakar, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa Partai Golkar akan mampu berdiri kokoh dan bertahan dari terjangan badai besar. Jika badai besar saja bisa dilalui dengan baik, apalagi hanya dengan hembusan angin sepoi sepoi. Isu munaslub yang diharapkan heboh ternyata hanya isu recehan dan seperti angin sepoi sepoi saja, setidaknya ini terlihat dari begitu solidnya dukungan langsung baik dari para pimpinan daerah maupun pimpinan pusat Partai Golkar.
isu menggulingkan Airlangga Hartarto melalui munaslub bukan hanya kali ini saja, tercatat di 2022 isu ini pernah muncul. Namun dengan soliditas para kader Partai Golkar, serta kemampuan mengelola konflik internal dan eksternal dari Ketua Umum Airlangga Hartarto maka upaya penggulingan dirinya mampu diredam dengan anggun.
Partai Golkar yang mengakar, loyalitas merasuk hingga kedalam sumsum tulang para kadernya. Ini lah tantangan sebenarnya bagi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab dalam upaya menggoyang dan menjungkalkan Partai Golkar dari kancar politik Indonesia.
Jangan lupa, para Kader Partai Golkar yang kini tersebar dan menduduki jabatan strategis baik di pemerintahan dan non-pemerintahan sebagian adalah insan-insan pejuang di era Reformasi, menjadi Aktifis yang kerap menyuarakan dan mengedepankan kesejahteraan rakyat. Mereka juga merupakan sendi-sendi pendukung setia Ketua Umum terpilih, dalam hal ini adalah Airlangga Hartarto. Keterangan resmi dari Lodewijk F Paulus sebagai Sekjen DPP di amini oleh para Kader lain , sebut saja Nurul Arifin, Aga Khan, Ace hasan Syadzili, Maman Abdurrahman menegaskan tidak ada urgensinya menggelar Munaslub Partai Golkar. Hal senada juga terdengar hingga ke simpul-simpul wilayah Partai Golkar. Mereka setia dan Solid terhadap Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Untuk 1000 tahun lagi, Golkar tetap jaya, Golkar Menang!.
kontributor @masmimien on instagram