20/04/2026

Read me everyday

nandigital network

PHK? XL Axiata dan Smartfren Resmi Merger, Bentuk Entitas Baru XLSmart

nandigital.net – XL Axiata dan Smartfren secara resmi mengumumkan merger yang menghasilkan entitas telekomunikasi baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart). Dengan nilai merger mencapai Rp104 triliun, penggabungan ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Group CEO and Managing Director Axiata, Vivek Sood, memastikan bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam waktu dekat menyusul pengumuman merger ini. Menurutnya, seluruh karyawan dari XL Axiata, Smartfren, dan Smart Telecom akan bergabung dalam struktur perusahaan baru tanpa restrukturisasi awal.

Namun, ia mengakui kemungkinan adanya restrukturisasi di masa depan. Hal ini dikarenakan nantinya akan ada posisi yang dianggap tidak lagi relevan seiring dengan proses integrasi.

Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan townhall dengan karyawan XL Axiata dan Smartfren. “Kami tadi pagi sudah townhall meeting dengan karyawan soal insentif dan reward,” kata Dian.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas insentif dan reward bagi para karyawan. Dian memastikan bahwa tidak akan ada rasionalisasi pekerja sebelum entitas XLSmart resmi beroperasi.

“Tidak akan ada rasionalisasi pekerja sebelum legal day one. Kalaupun nanti dilakukan rasionalisasi, kompensasinya sudah diperhitungkan agar fair, malah mungkin lebih dari fair, untuk karyawan yang terkena rasionalisasi,” ujarnya.

Mengutip materi paparan Analyst & Investor Conference Call XL Axiata, XL akan menjadi surviving entity dan tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sambil menerbitkan saham baru kepada pemegang saham Smartfren sesuai dengan rasio penggabungan. Merger ini menetapkan rasio penggabungan 72:28 antara nilai ekuitas XL Axiata dan Smartfren. Sinar Mas akan memiliki 21,7% saham di XLSmart, sementara Axiata akan memegang 47,9%. Selanjutnya, Sinar Mas akan membeli tambahan 13,1% saham XLSmart dari Axiata dengan imbalan tunai sebesar US$400 juta dan US$75 juta tambahan pada peringatan hari jadi merger, dengan syarat tertentu.

Setelah transaksi ini, Axiata dan Sinar Mas masing-masing akan memiliki 34,8% saham di XLSmart, menjadikan keduanya pemegang saham pengendali bersama dengan pengaruh strategis yang seimbang.

Jadwal dan Tahapan Merger

Proses merger diperkirakan selesai pada semester pertama 2025. Berikut adalah tahapan yang telah dan akan berlangsung:

  • 10 Desember 2024: Penandatanganan perjanjian definitif merger.
  • 11 Desember 2024: Pengajuan proposal merger ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
  • Persetujuan Regulator: Komdigi diperkirakan membutuhkan waktu dua bulan, sedangkan OJK membutuhkan tiga bulan untuk proses persetujuan.
  • Persetujuan Pemegang Saham: Diperkirakan memakan waktu 1,5 hingga 2 bulan, termasuk persetujuan dari Bursa Malaysia.
nandigital network | since 2008 | Newsphere by AF themes.