20/04/2026

Read me everyday

nandigital network

Khan Younis digempur Israel Sebabkan Banyak Kematian Anak dan Perempuan

Serangan Israel ke Wilayah Gaza Selatan

nandigital.net – Kecaman keras kembali dilontarkan pemerintah Indonesia terkait serangan tentara Israel terhadap kamp pengungsian di Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, Palestina. Indonesia menganggap tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional oleh Israel.

“Indonesia mengutuk keras kebiadaban dan pembantaian Israel yang berulang dan kini kembali terjadi di Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan,” kata Kemlu melalui kanal sosial media X, Minggu (14/7/2024).

“Serangan tersebut semakin menunjukkan terus berlangsungnya berbagai pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh Israel,” sambungnya.

Pemerintah Indonesia mendesak dunia internasional mengambil langkah nyata untuk meminta pertanggung jawaban Israel atas tindakan genosida yang dilakukan di tanah palestina. “Hukum internasional berlaku untuk semua negara, tanpa kecuali,” ujarnya.

Aksi genosida ke tenda pengungsian Al-Mawasi di Khan Younis, Gaza, menewaskan sebanyak 90 warga Palestina. Dari angka tersebut nyaris setengah jumlah korban perempuan dan anak-anak menurut catatan Kementerian Kesehatan Gaza. Sedangkan untuk korban luka berat sebanyak 300 orang warga Palestina.

Dilansir CNN, Minggu (14/7/2024), Israel berdalih serangan tersebut mengincar komandan militer Hamas, Mohammed Deif, yang diduga menjadi dalang serangan 7 Oktober lalu.

Namun berbeda dengan fakta lapangan, Al-Mawasi yang sejatinya telah ditetapkan sebagai ‘zona aman’ bagi warga Palestina namun dilihat dari rekaman video yang beredar, tampak banyak mayat para korban di jalan dan tenda-tenda yang hancur lebur. “Saya tidak bisa menjelaskan kepada Anda betapa besarnya tragedi ini,” kata seorang warga dilansir dari kantor berita CNN.

Khan Younis, Gaza, Palestina

Seorang pejabat keamanan Israel kepada CNN menyebut, pihaknya mentarget Mohammed Deif-pemimpin Brigade Qassam, sayap militer Hamas, bersama dengan kepala brigade Khan Younis, Rafe Salama.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku tak yakin apakah Deif dan wakilnya telah terbunuh. Namun, Netanyahu merestui Kepala Badan Keamanan Israel Shin Bet menggempur Gaza setelah memastikan tak ada sandera di lokasi tersebut.

Warga Gaza dan tim penyelamat terlihat berusaha mencari beberapa orang yang terjebak (diharapkan masih selamat). Warga Palestina berkumpul di dekat kerusakan yang disebabkan oleh serangan Israel di sebuah kamp tenda di daerah Al-Mawasi pada Sabtu waktu setempat.

foto:theIndependent

nandigital network | since 2008 | Newsphere by AF themes.