Efek Pamnas Bonsai Internasional 2024 di Surabaya. Sinyal Kenaikan Tren?
Ratusan Bonsai Lokal Dipamerkan di Grand City Mall Surabaya
Bonsai, seni kuno menumbuhkan pohon dalam pot kecil, kini cenderung mengalami lonjakan popularitas yang belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Apa yang dulunya dianggap sebagai hobi yang eksklusif dan penuh kesabaran, kini menjadi tren di kalangan pecinta tanaman dari berbagai kalangan. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Jepang, tempat asal bonsai, tetapi juga merambah ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kota Surabaya jadi tuan rumah pameran Bonsai dan Suiseki internasional terbesar di dunia, Jumat (5/7/2024) hingga Rabu (10/7/2024) di Ciputra World Mall Surabaya.
Andre Sutanto Ketua Panitia Pelaksana menyebut, Surabaya mewakili Indonesia berhasil mengalahkan 10 negara lain untuk berhasil jadi tuan rumah.

Pameran Bonsai & Suiseki Internasional
“Kami bidding untuk mengadakan world bonsai convention dibawahi oleh organisasi bonsai dunia. Di mana kami harus bidding di seluruh dunia digelar empat tahun sekali,” beber Andre, Sabtu (6/7/2024).
Dalam acara tersebut, selain pameran yang diambil pemenangnya, ada demo dan talk show maestro bonsai yang digelar.
Melihat riak kecil tren bonsai yang kian mencuat lagi, ada beberapa hal mengapa bonsai menjadi semakin populer akhir-akhir ini:
- Keindahan Estetika: Bonsai menawarkan keindahan yang unik dan menenangkan. Bentuknya yang miniatur tetapi detail membuatnya menjadi karya seni hidup yang bisa dinikmati setiap hari.
- Tantangan dan Kepuasan: Merawat bonsai memerlukan dedikasi dan kesabaran, tetapi hasil akhirnya sangat memuaskan. Proses melihat tanaman tumbuh dan berkembang sesuai keinginan kita (12 Gaya Bonsai) memberikan rasa pencapaian tersendiri.
- Terapi dan Relaksasi: Merawat bonsai telah terbukti memiliki efek terapeutik. Aktivitas ini dapat membantu meredakan stres dan kecemasan, membuatnya menjadi pelarian yang sempurna dari rutinitas sehari-hari.
- Komunitas yang Tumbuh: Dengan meningkatnya minat terhadap bonsai, komunitas pecinta bonsai juga semakin berkembang. Ini menciptakan peluang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan bahkan mengikuti pameran atau kompetisi bonsai.
- Faktor Ekonomi: Jual beli tanaman terutama bonsai memberi peluang pecinta tanaman atau oportunis untuk meraup cuan. Sama seperti hobi-hobi lain yang sempat booming di Indonesia seperti Ikan Louhan, Batu Akik dan Permata, Tanaman hias (Anthurium, Phylo, dll), Burung Berkicau.
Beberapa jenis tanaman populer yang dibuat bonsai antara lain:
- Ficus
- Serut (Streblus asper)
- Anting Putri
- Sancang
- Santigi
Melihat kenaikan pola tren yang ada, tidak diragukan lagi jika bonsai berpotensi booming dan semakin diminati. Banyak orang mulai menyadari bahwa bonsai tidak hanya sekadar tanaman, tetapi juga merupakan bentuk seni dan ekspresi diri, selain faktor per-cuanan.

Dengan komunitas yang terus berkembang dan teknologi yang memudahkan akses terhadap informasi perawatan bonsai, hobi ini diprediksi akan menjadi salah satu hobi yang makin ramai di kalangan pecinta tanaman kedepannya.
Jadi, bagi Anda yang mencari hobi baru yang tidak hanya indah tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan mental, bonsai bisa menjadi pilihan yang tepat. Siapkan pot, tanah, dan tanaman kecil Anda, dan mulailah nge-bonsai.