30/07/2026

Read me everyday

nandigital network

Ahmad Sahroni angkat bicara terkait kemenangan Prabowo-Gibran

ahmad sahtoni

Bendahara Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Ahmad Sahroni, menyatakan temuan dugaan kecurangan Pemilu 2024 harus diklarifikasi. Sahroni juga mengungkapkan bahwa ada perbedaan hasil antara sistem real count e-saksi dari Partai NasDem dengan hasil perhitungan KPU. Sahroni sangsi soal klaim kesalahan input. Sebab, jumlah penghitungan yang di klaim salah input di situs KPU tersebut tidak hanya satu atau dua dan perbedaan angkanya cukup signifikan .

“Ini banyak sekali bahkan ada yang (menggelembung) hampir 300 persen. Misalnya 148 tapi ditulisnya 848,” ujar Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Februari 2024.

Partai NasDem juga terus memonitor penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Termasuk, mencatat aneka pelanggaran.
“(Penyusunan catatan pelanggaran) lagi dipersiapkan”. Untuk komunikasi politik memungkinkan saja namun belum dilakukan, karena yang namanya politik itu dinamis sekali, menunggu moment yang tepat para politisi untuk duduk bersama untuk lobi-lobi terkait politik negara kedepannya.

Sahroni menjelaskan partainya memiliki sistem e-saksi untuk mengawal penghitungan suara. Data itu dibandingkan dengan penghitungan versi KawalPemilu dan laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“(Temuan sejauh ini) beda-beda. Karena hitungan KPU ada yang katanya salah input” papar Wakil Ketua Komisi III DPR itu.
Sahroni curiga data yang dilihat publik di berbagai media masih hasil yang belum akurat. Sehingga pihaknya masih terus mengompilasi berbagai keanehan dan pelanggaran.

Sampai saat ini partai nasdem belum menerima hasil quick count keunggulan Paslon Prabowo Gibran .“Pak Surya Paloh tetap menunggu hasil dari KPU” tegas Sahroni.

Penggugatan ke Mahkamah Institusi memungkinkan untuk dilakukan asal semua secara masif atas dasar laporan di daerah masing masing lalu, dikumpulkan barulah itu akan dilaporkan dan melakukan gugatan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku

nandigital network | since 2008 | Newsphere by AF themes.