04/06/2026

Read me everyday

nandigital network

Ini Bedanya Haji Furoda VS Haji ONH PLUS Kemenag

IBADAH haji merupakan salah satu dari rukun Islam yang wajib diketahui umat muslim. Namun untuk melaksanakan ibadah haji, tentunya Anda harus memenuhi syarat-syarat tertentu, di antaranya adalah mampu. 

Mampu di sini dalam artian baik secara fisik, mental, maupun finansial. Jika sudah memiliki kemantapan dalam memenuhi syarat tersebut, maka ia dipersilakan untuk pergi haji. 

Seperti diketahui, untuk berangkat menunaikan rukun Islam ke 5 itu, tidak semudah yang dibayangkan. Berangkat haji membutuhkan biaya yang besar dan sabar dalam penantian. 

Pasalnya, untuk mendapatkan jatah kuota pergi haji, Anda harus masuk daftar tunggu yang waktunya bisa mencapai belasan atau bahkan puluhan tahun. Sebab, ada banyak ribuan hingga jutaan muslim di seluruh dunia yang ingin berkunjung ke baitullah.

Karena banyaknya umat muslim yang ingin berangkat haji, maka pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem kuota.

Sistem kuota ini yang membuat adanya antrean bagi jemaah haji yang ingin berangkat. Meski demikian, ada beberapa program ibadah haji yang bisa dipilih oleh jamaah. 

Selain haji reguler yang harus menunggu kisaran 30 tahun lebih tergantung provinsi di Indonesia, ada dua program haji resmi lainnya di Tanah Air, yakni Haji Furoda dan dan Haji Plus. Lantas apa perbedaan dua jenis program haji ini? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Haji Furoda

Haji Mujamalah atau yang disebut haji furoda merupakan paket haji yang diatur dalam UU No. 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh. 

Program haji ini mendapat kuota khusus dari pemerintah Arab Saudi, legal dan resmi berdasarkan hukum. Jamaah yang ingin pergi haji dengan program ini nggak perlu lagi antre karena akan langsung berangkat di tahun yang sama ketika telah menerima visa dari pemerintah Arab Saudi. 

WNI yang melaksanakan haji furoda harus berangkat melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau perusahaan travel yang telah terdaftar di Kemenag RI.

Langkah ini agar pemerintah bisa tetap memonitoring WNI yang melaksanakan ibadah haji. Namun, pelaksanaan haji furoda tidak terkait dan bukan menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia, melainkan tanggung jawab perusahaan yang bertindak sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Adapun biaya haji furoda adalah USD 15,500 atau setara dengan Rp231 juta. Namun tentu, ini akan sebanding dengan fasilitas serta tak perlu menunggu antre. 

Haji Khusus (ONH Plus)

Haji khusus atau yang lebih dikenal dengan ONH Plus adalah paket haji yang diatur berdasarkan kuota pemerintah melalui Kemenag. Namun, biayanya lebih mahal dari haji reguler.  Yang menjadi keuntungan adalah antreannya lebih cepat, yakni sekitar 5-9 tahun saja. Kuota utamanya tidak sebanyak haji reguler dan nantinya akan berangkat setelah haji reguler berangkat seluruhnya. 

Fasilitas pun tentu akan lebih baik dari haji reguler. Adapun biayanya adalah USD 11,000 atau setara dengan Rp164 juta. Terkait ibadah Haji, untuk mendapatkan kepastian keberangkatan dari Departemen Agama setelah saldo Tabungan Haji telah memenuhi nominal persyaratan yaitu sebesar Rp 25 juta. Untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi bank nasional terdekat

nandigital network | since 2008 | Newsphere by AF themes.